Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang sangat luas. Setiap daerah menawarkan rasa, aroma, dan teknik memasak yang berbeda. Keunikan ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi industri perhotelan. Oleh karena itu, jaringan hotel Wyndham menghadirkan sebuah program khusus bernama Wyndham Culinary Journey.
Program ini di rancang sebagai pengalaman bersantap yang mengangkat kuliner lokal Indonesia. Tidak hanya menonjolkan rasa, konsep ini juga memperhatikan kualitas penyajian dan kenyamanan tamu. Dengan pendekatan tersebut, Wyndham ingin menghadirkan cita rasa tradisional dalam suasana yang lebih modern dan eksklusif.
Konsep Wyndham Culinary Journey dalam Mengangkat Kuliner Lokal
Pada dasarnya, Wyndham Culinary Journey merupakan bentuk apresiasi terhadap keberagaman masakan Nusantara. Program ini menghadirkan sepuluh menu pilihan yang terinspirasi dari berbagai daerah. Beberapa di antaranya berasal dari Jakarta, Palembang, Surabaya, dan Bali.
Seluruh menu tersebut di sajikan secara serentak di lima hotel Wyndham yang di kelola oleh Travel+Leisure Co. di Indonesia. Menariknya, setiap hidangan tetap mempertahankan karakter rasa aslinya. Namun, teknik pengolahan dan penyajiannya di sesuaikan dengan standar hotel berbintang.
Dengan demikian, tamu tidak hanya menikmati makanan lezat. Mereka juga mendapatkan pengalaman budaya yang lebih mendalam melalui kuliner.
Sajian Khas Jakarta di Wyndham Casablanca
Wyndham Casablanca Jakarta menghadirkan menu berbahan dasar daging dan hasil laut. Salah satu sajian unggulannya adalah buntut sapi bakar. Proses pemanggangan dilakukan secara perlahan agar daging tetap empuk. Selain itu, saus manis gurih meresap hingga ke dalam serat daging.
Sebagai pelengkap, hidangan ini di sajikan bersama kuah kaldu kental. Aroma gurihnya terasa kuat dan menggugah selera. Tidak hanya itu, tersedia pula olahan seafood bakar yang terdiri dari cumi dan udang. Hidangan tersebut di padukan dengan sambal dabu-dabu yang segar, pedas, dan sedikit asam.
Perpaduan ini menciptakan keseimbangan rasa yang ringan, namun tetap kaya.
Cita Rasa Palembang di Wyndham Opi Hotel
Berbeda dengan Jakarta, Wyndham Opi Hotel Palembang mengangkat kuliner khas Sumatra Selatan. Salah satu menu utamanya adalah nasi minyak. Nasi ini di masak menggunakan minyak samin dan rempah pilihan. Hasilnya, aroma nasi terasa harum dan kaya rasa.
Nasi minyak tersebut di sajikan bersama iga bakar. Untuk menambah kesegaran, sambal nanas digunakan sebagai pendamping. Perpaduan rasa gurih dan manis memberikan sensasi yang unik di lidah.
Selain itu, hotel ini juga menyajikan laksan Palembang. Hidangan ini berbahan dasar ikan tenggiri dan sagu. Teksturnya padat dan kenyal. Kuah santan yang gurih dengan sentuhan pedas membuat laksan terasa semakin nikmat.

Beberapa hidangan kuliner yang di hadirkan Wyndham Culinary Journey
Sentuhan Tradisional dan Modern di Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali
Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali menghadirkan menu yang memadukan tradisi dan inovasi. Salah satunya adalah bebek goreng khas yang di olah dengan bumbu kuning. Bebek di ungkep terlebih dahulu agar bumbu meresap sempurna. Setelah itu, bebek digoreng hingga renyah di luar namun tetap lembut di dalam.
Hidangan ini di sajikan bersama urap sayuran dan sambal matah khas Bali. Kombinasi tersebut menghasilkan rasa yang segar dan seimbang. Selain menu tradisional, resor ini juga menghadirkan sup miso dengan tambahan daun kelor.
Sup tersebut di buat dari kaldu ayam, jahe, dan miso. Kehadiran daun kelor memberikan nilai gizi tambahan. Oleh sebab itu, hidangan ini di kenal sebagai menu yang sehat sekaligus menghangatkan.
Olahan Laut dan Daging di Wyndham Garden Kuta Beach Bali
Wyndham Garden Kuta Beach Bali memanfaatkan lokasinya yang dekat dengan pantai. Fokus utama sajian di hotel ini adalah seafood segar. Salah satu menu andalannya adalah ikan kakap yang di kukus dengan bumbu khas Bali. Ikan kemudian disajikan bersama sambal matah.
Bahan baku ikan diperoleh langsung dari nelayan lokal. Dengan cara ini, kesegaran ikan tetap terjaga. Selain hidangan laut, hotel ini juga menyajikan paha kambing bakar. Daging yang digunakan memiliki tekstur lembut dan tidak beraroma tajam. Meskipun menggunakan daging impor, bumbu lokal tetap menjadi ciri utama sajian ini.
Kekhasan Jawa Timur di Wyndham Surabaya City Centre
Sementara itu, Wyndham Surabaya City Centre mengangkat cita rasa Jawa Timur. Rawon menjadi menu utama yang di hadirkan dengan sentuhan berbeda. Kuah hitam dari keluak dipadukan dengan misoa dan daging sapi empuk. Rasa gurihnya terasa kuat dan khas.
Selain rawon, tahu campur juga di sajikan sebagai pelengkap. Hidangan ini terdiri dari tahu, daging, lentho, dan kuah hangat. Aromanya menggoda dan cocok di nikmati kapan saja.
Penutup
Secara keseluruhan, Wyndham Culinary Journey menghadirkan pengalaman kuliner yang berkelas dan bermakna. Program ini tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memperkenalkan kekayaan rasa Nusantara. Dengan suasana hotel yang nyaman, tamu dapat menikmati cerita kuliner Indonesia dalam satu pengalaman bersantap yang utuh.