Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mengeluarkan imbauan kepada seluruh sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran dari rumah secara daring. Kebijakan ini di berlakukan pada Jumat, 23 Januari 2026, sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi cuaca ekstrem. Yang di perkirakan dapat mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat resmi Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Nomor: 400.3.11/399/Sekre/I/2026. Penerbitan surat ini di dasarkan pada pertimbangan keselamatan dan keamanan seluruh warga sekolah, baik peserta didik maupun tenaga pendidik. Kondisi cuaca yang tidak menentu di nilai memiliki risiko tinggi terhadap mobilitas dan aktivitas belajar mengajar secara tatap muka.

Keselamatan Peserta Didik Menjadi Prioritas Utama

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, menegaskan bahwa kebijakan pembelajaran daring ini di ambil sebagai bentuk perlindungan terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikan. Menurutnya, keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik harus menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan, terutama saat menghadapi kondisi alam yang berpotensi membahayakan.

Melalui kebijakan ini, sekolah di minta untuk mengalihkan proses pembelajaran menjadi berbasis daring atau online. Langkah tersebut di harapkan dapat mencegah risiko kecelakaan maupun gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem, tanpa harus menghentikan aktivitas pendidikan secara keseluruhan. Dengan demikian, proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung meskipun tidak dilakukan secara tatap muka.

Kebijakan Bersifat Fleksibel dan Situasional

Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi menegaskan bahwa penerapan pembelajaran daring bersifat situasional dan tidak permanen. Artinya, kebijakan ini akan terus di evaluasi dan di sesuaikan dengan perkembangan kondisi cuaca serta situasi di masing-masing wilayah sekolah. Sekolah di berikan kewenangan untuk menyesuaikan metode pembelajaran berdasarkan kondisi lingkungan sekitar dan tingkat risiko yang ada.

Dalam hal ini, peran aktif pihak sekolah sangat di butuhkan. Sekolah di harapkan secara rutin memantau informasi cuaca dari sumber resmi dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, seperti potensi banjir, angin kencang, atau curah hujan tinggi. Dengan pemantauan yang baik, sekolah dapat mengambil keputusan yang tepat demi kelancaran dan keamanan proses pembelajaran.

Pembelajaran daring SD dan SMP di Kabupaten Bekasi akibat cuaca ekstrem

Ilustrasi Belajar Online

Kesiapan Sarana dan Metode Pembelajaran Online

Selain memantau kondisi cuaca, pihak sekolah juga di minta memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran daring. Hal ini mencakup ketersediaan platform pembelajaran online, kesiapan guru dalam menyampaikan materi secara digital, serta akses peserta didik terhadap perangkat dan jaringan internet.

Penyesuaian metode pembelajaran menjadi hal yang penting agar tujuan pendidikan tetap tercapai. Guru di harapkan dapat menyusun materi pembelajaran yang efektif dan mudah di pahami meskipun di sampaikan secara daring. Dengan perencanaan yang baik, pembelajaran online tetap dapat berjalan secara optimal dan tidak mengurangi kualitas pendidikan yang di terima oleh peserta didik.

Pentingnya Koordinasi dengan Orang Tua atau Wali Murid

Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi juga menekankan pentingnya koordinasi yang intensif antara pihak sekolah dan orang tua atau wali murid. Komunikasi yang jelas dan terbuka di perlukan agar seluruh pihak memahami mekanisme pelaksanaan pembelajaran dari rumah. Informasi mengenai jadwal, metode pembelajaran, serta teknis pelaksanaan daring harus di sampaikan secara jelas untuk menghindari kesalahpahaman.

Peran orang tua sangat di butuhkan dalam mendampingi peserta didik selama proses pembelajaran daring berlangsung. Dengan kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua, di harapkan peserta didik tetap dapat mengikuti kegiatan belajar secara disiplin dan terarah meskipun berada di rumah.

Komitmen Menjaga Kualitas Pendidikan di Tengah Tantangan

Meskipun pola pembelajaran mengalami perubahan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi berharap kualitas pendidikan tetap terjaga. Pembelajaran daring di harapkan menjadi solusi sementara yang efektif tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan keselamatan seluruh warga sekolah.

Kebijakan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan hak peserta didik untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi, bahkan di tengah kondisi cuaca ekstrem. Dengan dukungan semua pihak, mulai dari sekolah, guru, orang tua, hingga peserta didik, proses pendidikan di Kabupaten Bekasi di harapkan tetap berjalan dengan baik dan berkelanjutan.