Arema FC secara resmi memperkenalkan Gustavo Franca sebagai pemain anyar untuk menghadapi putaran kedua Super League musim 2025–2026. Pemain asal Brasil tersebut di datangkan setelah sebelumnya mengakhiri kerja sama dengan Persija Jakarta pada pertengahan musim. Transfer ini menjadi bagian dari langkah strategis Arema FC dalam memperkuat lini serang yang di nilai belum tampil optimal pada putaran pertama kompetisi.
Kedatangan Gustavo Franca menandai keberlanjutan kiprahnya di sepak bola Indonesia. Meski masa baktinya bersama Persija Jakarta terbilang singkat, Arema FC melihat potensi yang masih bisa di kembangkan dari pemain berusia produktif tersebut untuk mendongkrak performa tim di sisa musim.
Kesepakatan Berakhirnya Kontrak Gustavo Franca dengan Persija Jakarta
Persija Jakarta sebelumnya telah mengumumkan secara resmi berakhirnya kontrak Gustavo Franca pada paruh musim Super League 2025–2026. Keputusan tersebut di ambil berdasarkan kesepakatan bersama antara manajemen klub dan sang pemain. Dalam pernyataan resminya, Persija menegaskan bahwa langkah ini dilakukan atas dasar saling menghormati demi memberikan ruang perkembangan yang lebih baik bagi kedua belah pihak.
Selama memperkuat Persija, Gustavo Franca memang belum mampu mengamankan posisi inti secara konsisten. Ia lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan, meskipun tetap mendapat kepercayaan tampil dalam 13 pertandingan dari total 17 laga putaran pertama. Secara statistik, Gustavo mencatatkan 567 menit bermain dengan kontribusi satu gol dan satu assist, angka yang di nilai belum mencerminkan potensi maksimalnya.
Harapan Baru Bersama Arema FC
Bergabungnya Gustavo Franca ke Arema FC di harapkan menjadi titik balik dalam kariernya di Indonesia. Melalui pengumuman resmi di media sosial klub, Arema FC menyambut Gustavo sebagai amunisi baru di sektor penyerangan. Kehadirannya di proyeksikan mampu memberikan variasi serangan sekaligus menambah kedalaman skuad Singo Edan.
Pada klasemen sementara hingga pekan ke-17, Arema FC masih berada di papan tengah dengan menempati peringkat ke-10. Tim asuhan Marcos Santos mengoleksi 21 poin dari lima kemenangan, enam hasil imbang, dan enam kekalahan. Kondisi ini mendorong manajemen untuk melakukan evaluasi dan perombakan terbatas guna memperbaiki performa tim pada putaran kedua.
Selain itu, Arema FC juga baru saja kehilangan salah satu pemain asingnya, Paulinho Moccelin, sehingga kehadiran Gustavo Franca di harapkan dapat menutup celah yang di tinggalkan sekaligus menghadirkan dinamika baru dalam skema permainan.

Gustavo Franca
Jadwal Penting dan Tantangan Awal Putaran Kedua
Putaran kedua Super League 2025–2026 di jadwalkan mulai bergulir pada 23 Januari 2026. Arema FC akan langsung menghadapi tantangan berat dengan bertandang ke markas Dewa United pada pekan ke-18. Pertandingan tersebut akan di gelar di Banten International Stadium dan menjadi ujian awal bagi Gustavo Franca bersama klub barunya.
Laga ini memiliki arti penting bagi Arema FC untuk menjaga peluang memperbaiki posisi di klasemen sekaligus membangun momentum positif di paruh kedua musim.
Pemain Asing Kedua yang Didatangkan Arema FC
Gustavo Franca bukan satu-satunya rekrutan asing Arema FC pada putaran kedua. Sebelumnya, manajemen telah lebih dulu mendatangkan Gabriel Silva, winger asal Brasil yang direkrut dari Terengganu FC. Pemain tersebut di kontrak selama satu tahun dan di harapkan mampu meningkatkan agresivitas serangan dari sisi sayap.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan bahwa perekrutan pemain asing tambahan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh pada putaran pertama. Manajemen menilai sektor sayap dan lini serang membutuhkan tambahan kualitas untuk bersaing secara konsisten hingga akhir musim.
Potensi Transfer Lanjutan Arema FC
Setelah mendatangkan Gabriel Silva dan Gustavo Franca, Arema FC juga di kabarkan masih membuka peluang untuk menambah kekuatan. Salah satu nama yang mencuat adalah Ryo Matsumura, pemain milik Persija Jakarta. Meski belum ada konfirmasi resmi, rumor tersebut menunjukkan keseriusan Arema FC dalam membangun skuad yang lebih kompetitif.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Arema FC berharap dapat memperbaiki konsistensi permainan dan merangsek ke posisi yang lebih baik di klasemen Super League 2025–2026. Kehadiran Gustavo Franca menjadi simbol optimisme baru bagi Singo Edan dalam menatap paruh kedua musim kompetisi.