Arus balik perjalanan – Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta masih menunjukkan kepadatan yang cukup signifikan. Hingga Sabtu pagi, 3 Januari 2026, aktivitas kedatangan dan keberangkatan penumpang kereta api terus berlangsung intens. Kondisi ini mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan pascalibur panjang.
Berdasarkan laporan resmi dari PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta, jumlah penumpang yang tiba di berbagai stasiun wilayah operasional Jakarta mencapai puluhan ribu orang hanya dalam satu hari. Sementara itu, volume penumpang yang berangkat juga masih terpantau tinggi, meskipun lebih rendah di bandingkan angka kedatangan.
Data Pergerakan Penumpang Hingga Awal Januari 2026
Menurut keterangan manajemen, hingga pukul 08.00 WIB, total penumpang yang datang tercatat lebih dari 51 ribu orang. Di sisi lain, penumpang yang meninggalkan Jakarta menggunakan layanan kereta api berjumlah hampir 40 ribu orang. Angka ini mencakup perjalanan kereta api jarak jauh maupun layanan kereta lokal yang beroperasi di wilayah Daop 1.
Jika di tinjau lebih rinci, mayoritas penumpang berasal dari kereta api jarak jauh. Kedatangan penumpang jenis ini mencapai lebih dari 45 ribu orang, sedangkan keberangkatan tercatat di atas 33 ribu orang. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa fase arus balik telah berlangsung dan akan terus meningkat menjelang berakhirnya masa libur.
Pasar Senen dan Gambir Jadi Titik Terpadat
Selanjutnya, kepadatan penumpang paling terlihat di dua stasiun utama Jakarta, yakni Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir. Kedua stasiun ini kembali menjadi pusat mobilitas masyarakat dari dan menuju berbagai daerah di Pulau Jawa maupun luar pulau.
Di Stasiun Pasar Senen, jumlah penumpang yang tiba tercatat lebih dari 15 ribu orang, sementara hampir 14 ribu penumpang tercatat berangkat. Adapun di Stasiun Gambir, kedatangan penumpang mencapai lebih dari 14 ribu orang, sedangkan penumpang yang berangkat mendekati 9 ribu orang. Data ini memperkuat posisi kedua stasiun sebagai simpul utama arus balik Nataru.

Antrean Kendaraan dan Kepadatan Penumpang Warnai Stasiun Pasar Senen Sore Ini
Akumulasi Penumpang Selama Masa Angkutan Nataru
Secara kumulatif, selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga awal Januari 2026, KAI Daop 1 Jakarta telah melayani ratusan ribu pelanggan. Jumlah penumpang yang berangkat mencapai lebih dari 763 ribu orang, sementara penumpang yang tiba mendekati angka 745 ribu orang.
Angka tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap layanan kereta api sebagai transportasi massal yang andal, aman, dan relatif tepat waktu. Selain itu, kesiapan operasional KAI turut berperan dalam menjaga kelancaran perjalanan selama periode libur panjang.
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi Awal Januari
Memasuki awal pekan pertama Januari 2026, puncak arus balik di perkirakan akan terjadi. Jumlah penumpang yang turun di stasiun wilayah Jakarta di proyeksikan terus bertambah. Bahkan, estimasi penumpang yang tiba hampir menyentuh 50 ribu orang dalam satu hari, seiring masih berlangsungnya penjualan tiket.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, KAI Daop 1 Jakarta memastikan ketersediaan tiket masih mencukupi. Sekitar 13 ribu tiket disiapkan khusus untuk keberangkatan pada 4 Januari 2026. Sementara itu, total tiket yang terjual selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah menembus angka 800 ribu tiket.
Imbauan dan Fasilitas untuk Kelancaran Perjalanan
Di tengah kepadatan arus balik, KAI mengimbau para pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun. Penumpang juga di ingatkan agar memperhatikan jadwal keberangkatan dan memanfaatkan fasilitas boarding face recognition. Fasilitas ini di nilai mampu mempercepat proses naik kereta sekaligus mengurangi antrean.
Sebagai tambahan, KAI masih memberlakukan program diskon tarif hingga 30 persen untuk perjalanan kereta api jarak jauh. Program ini berlaku hingga 10 Januari 2026 dan telah di manfaatkan oleh ratusan ribu penumpang. Dengan kombinasi layanan, fasilitas, dan kebijakan tarif tersebut, KAI berharap arus balik Nataru dapat berlangsung tertib dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.