Wisata Bukit Lamreh – Objek wisata Bukit Lamreh yang berada di Desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, kembali menerima kunjungan wisatawan. Pembukaan dilakukan setelah kawasan tersebut sempat di tutup menyusul munculnya persoalan pungutan liar (pungli) yang menjadi perhatian publik.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama masyarakat setempat kemudian melakukan evaluasi terhadap pengelolaan kawasan. Langkah tersebut di tempuh agar aktivitas wisata di Bukit Lamreh dapat berlangsung lebih tertib sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan kepada pengunjung.
Pembukaan kembali Bukit Lamreh secara resmi ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar Bidang Administrasi, Abdullah. Sebelum kawasan kembali beroperasi, pemerintah daerah telah melakukan pembahasan bersama warga serta tokoh masyarakat mengenai sistem pengelolaan destinasi tersebut.
Abdullah mengatakan Bukit Lamreh sebelumnya di tutup sejak akhir Juni 2026. Keputusan itu di ambil setelah muncul kasus pungli dan dugaan pemerasan yang di alami pengunjung.
Setelah melalui pembenahan dan kesepakatan bersama berbagai pihak, kawasan tersebut akhirnya kembali di buka secara resmi pada Agustus 2026.
Pengelolaan Bukit Lamreh Mulai Di Benahi
Menurut Abdullah, Bukit Lamreh pada awalnya memang belum di tetapkan sebagai destinasi wisata resmi. Kendati demikian, panorama alam di kawasan tersebut telah lama menarik perhatian masyarakat.
Keindahan bentang alam yang di tawarkan membuat wisatawan dari berbagai daerah berdatangan. Kondisi tersebut kemudian menciptakan kebutuhan terhadap sistem pengelolaan yang lebih jelas, terutama berkaitan dengan pelayanan, keamanan, serta aturan bagi pengunjung.
Pemerintah daerah menilai pembenahan perlu dilakukan agar potensi wisata Bukit Lamreh dapat berkembang tanpa menimbulkan persoalan bagi masyarakat maupun wisatawan.
Karena itu, pemerintah tidak hanya membuka kembali kawasan tersebut, tetapi juga mendorong terciptanya tata kelola yang lebih teratur. Keamanan menjadi salah satu aspek utama yang mendapat perhatian setelah munculnya permasalahan sebelum penutupan.
Abdullah menegaskan setiap wisatawan perlu memperoleh rasa aman selama berada di kawasan Bukit Lamreh. Selain itu, sistem pengelolaan juga harus berjalan berdasarkan aturan serta kesepakatan yang telah di tentukan.
Pembukaan Kembali Berdasarkan Kesepakatan Bersama
Keputusan membuka kembali Bukit Lamreh tidak dilakukan secara sepihak. Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terlebih dahulu berkoordinasi dengan sejumlah unsur masyarakat dan pemerintahan di tingkat lokal.
Kesepakatan tersebut melibatkan masyarakat, pemerintah desa, mukim, hingga pihak kecamatan. Melalui pembahasan bersama, sejumlah ketentuan di susun sebagai dasar pengelolaan kawasan setelah kembali menerima wisatawan.
Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah jaminan keamanan bagi masyarakat yang datang berkunjung. Dengan adanya aturan yang lebih jelas, pemerintah berharap persoalan serupa tidak kembali terjadi.
Pembenahan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan wisata yang nyaman. Dengan demikian, wisatawan dapat menikmati panorama Bukit Lamreh tanpa merasa khawatir terhadap pungutan maupun persoalan lain yang berkaitan dengan pengelolaan.

Bukit Lamreh
Tarif Masuk Bukit Lamreh Rp5.000 per Orang
Bersamaan dengan pembukaan kembali kawasan, pengelola telah menetapkan tarif resmi bagi wisatawan. Berdasarkan informasi yang tercantum pada tiket, biaya masuk Bukit Lamreh di tetapkan sebesar Rp5.000 untuk setiap orang.
Pencantuman tarif secara terbuka menjadi bagian penting dalam menciptakan transparansi pengelolaan. Kejelasan biaya juga di harapkan dapat mencegah munculnya pungutan di luar ketentuan yang berlaku.
Pada tiket masuk tersebut turut di cantumkan dasar aturan yang mengacu pada Qanun Kabupaten Aceh Besar Nomor 03 Tahun 2023 mengenai ketentuan yang berkaitan dengan kawasan wisata Bukit Lamreh.
Selain menetapkan biaya masuk, pengelola memberikan sejumlah informasi dan imbauan yang perlu di perhatikan wisatawan selama berada di kawasan tersebut.
Jam Operasional Bukit Lamreh
Wisatawan yang ingin berkunjung juga perlu memperhatikan waktu operasional yang telah di tentukan. Bukit Lamreh di buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB sampai 18.00 WIB.
Sementara itu, terdapat pengaturan berbeda khusus pada hari Jumat. Pada hari tersebut, aktivitas kunjungan berlangsung mulai pagi hingga pukul 12.00 WIB.
Kawasan kemudian di tutup sementara sebelum kembali menerima wisatawan mulai pukul 14.00 WIB. Ketentuan tersebut telah di cantumkan pada papan imbauan yang tersedia di lokasi.
Dengan penerapan tarif resmi, jam operasional, serta pembenahan tata kelola, pemerintah dan masyarakat berharap aktivitas wisata di Bukit Lamreh dapat berlangsung lebih tertib. Jaminan keamanan juga menjadi perhatian utama agar pengunjung mendapatkan pengalaman yang lebih nyaman.
Pembukaan kembali Bukit Lamreh sekaligus memberikan kesempatan bagi kawasan tersebut untuk kembali menarik wisatawan. Panorama alam yang sebelumnya membuat destinasi ini ramai di kunjungi kini di harapkan dapat di dukung oleh sistem pengelolaan yang lebih jelas, transparan, dan bertanggung jawab.