Otomotif – BYD Seagull terbaru yang dipasarkan di Indonesia sebagai BYD Atto 1 bersiap mendapatkan sejumlah pembaruan. Mobil listrik kompak tersebut sebelumnya sudah muncul dalam dokumen regulasi di China. Kini, bocoran foto kabinnya mulai beredar dan memperlihatkan perubahan cukup signifikan.
Mengutip CarNewsChina, Selasa (18/8/2026), pembaruan terlihat pada beberapa bagian penting di dalam kabin. BYD tampaknya ingin menghadirkan interior yang lebih sederhana sekaligus fungsional. Perubahan itu terlihat dari desain dasbor, konsol tengah, hingga kemudi.
Penyegaran ini juga tidak terbatas pada interior. BYD turut mengubah dimensi kendaraan dan meningkatkan kemampuan motor listrik. Bahkan, model terbaru tersebut berpotensi membawa teknologi bantuan berkendara yang lebih canggih.
Interior BYD Seagull Terbaru Lebih Fungsional
Salah satu perubahan yang langsung menarik perhatian terdapat pada konsol tengah. BYD Seagull terbaru terlihat menggunakan rancangan konsol dua tingkat. Desain tersebut memberikan tambahan tempat penyimpanan pada bagian bawah.
Pengemudi maupun penumpang dapat memanfaatkan ruang ekstra itu untuk meletakkan berbagai barang kecil. Dengan begitu, area kabin bisa digunakan secara lebih efisien tanpa mengorbankan kenyamanan.
BYD juga melakukan perubahan pada bagian dasbor. Berdasarkan foto yang beredar, sebuah layar berukuran besar menempati bagian tengah dasbor. Layar tersebut kemungkinan menjadi pusat untuk mengakses berbagai fitur kendaraan dan sistem hiburan.
Namun, bocoran foto tidak memperlihatkan adanya panel instrumen digital khusus tepat di depan pengemudi. Kondisi tersebut membuka kemungkinan bahwa sejumlah informasi berkendara akan di tampilkan melalui layar utama.
Sampai saat ini, belum tersedia informasi lengkap mengenai spesifikasi layar tersebut. BYD juga belum mengungkap apakah perangkat baru itu membawa peningkatan resolusi atau kemampuan pemrosesan di bandingkan versi sebelumnya.
Tombol Fisik Tetap Dipertahankan
Walaupun mengusung konsep kabin lebih minimalis, BYD tampaknya tidak sepenuhnya mengandalkan layar sentuh. Pabrikan masih menyediakan sejumlah tombol fisik yang berada di bawah kisi-kisi pendingin udara.
Keputusan tersebut dapat memberikan kemudahan bagi pengemudi ketika ingin mengakses fungsi tertentu. Pengoperasian beberapa fitur bisa dilakukan secara langsung tanpa harus membuka menu melalui layar utama.
Selain dasbor, desain lingkar kemudi turut mendapat sentuhan baru. Tombol pada kemudi kini memiliki bentuk kotak dengan bagian sudut yang membulat. Tampilan tersebut memberikan karakter lebih modern pada area pengemudi.
Sementara itu, warna biru laut yang menjadi salah satu karakter interior Seagull masih terlihat. BYD kemudian menambahkan aksen merah pada sisi jok untuk memberikan nuansa lebih sporty.
Secara keseluruhan, perubahan tersebut membuat kabin mobil listrik ini tampil lebih sederhana. Meski demikian, aspek fungsional tetap mendapat perhatian melalui tambahan tempat penyimpanan dan keberadaan tombol fisik.
Dimensi BYD Seagull Ikut Bertambah
Pembaruan besar juga menyentuh ukuran kendaraan. BYD Seagull terbaru memiliki panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.570 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.650 mm.
Wheelbase tersebut bertambah sekitar 150 mm di bandingkan model sebelumnya. Penambahan jarak sumbu roda berpotensi memberikan keuntungan dalam hal ruang kabin. Penumpang belakang kemungkinan memperoleh ruang yang lebih lega.
Perubahan ukuran juga di ikuti penggunaan ban 205/60 R16. Dengan bodi yang semakin besar, BYD Seagull terbaru berpotensi menawarkan karakter berkendara yang berbeda di bandingkan pendahulunya.

Bocoran pembaruan pada BYD Atto 1 beredar di Tiongkok.
Motor Listrik Kini Lebih Bertenaga
Tidak hanya desain dan dimensi, sektor performa turut mendapatkan peningkatan. Motor listrik pada model terbaru di klaim mampu menghasilkan tenaga maksimum 95 kW atau sekitar 127 hp.
Tenaga tersebut meningkat cukup signifikan di bandingkan versi terdahulu. Berbekal motor listrik baru, kendaraan ini di kabarkan mampu mencapai kecepatan maksimum 150 km/jam.
Untuk menyimpan energi, BYD masih mengandalkan baterai lithium iron phosphate atau LFP. Teknologi baterai jenis ini telah banyak di gunakan dalam jajaran kendaraan listrik BYD.
Namun, kapasitas baterai pada Seagull terbaru belum di umumkan secara terperinci. Informasi mengenai jarak tempuh resminya juga masih belum tersedia.
BYD Seagull Berpotensi Dilengkapi LiDAR
Selain peningkatan tenaga, teknologi bantuan berkendara menjadi bagian lain yang menarik perhatian. BYD Seagull terbaru berpotensi mendapatkan teknologi LiDAR.
LiDAR menggunakan sensor untuk membantu kendaraan membaca kondisi lingkungan di sekitarnya. Teknologi tersebut dapat mendukung berbagai sistem bantuan pengemudi ketika mobil di gunakan di jalan.
Namun, keberadaan dan spesifikasi lengkap teknologi ini masih perlu menunggu konfirmasi resmi BYD. Apabila benar tersedia, LiDAR dapat menjadi salah satu peningkatan penting bagi mobil listrik kompak tersebut.
Terlebih, persaingan kendaraan listrik berukuran kecil di China terus berkembang. Produsen kini tidak hanya bersaing melalui harga dan jarak tempuh. Teknologi, kenyamanan, serta sistem bantuan pengemudi juga menjadi faktor penting.
BYD Seagull Dipasarkan dengan Berbagai Nama
BYD Seagull menempati posisi sebagai salah satu kendaraan listrik entry-level dalam keluarga Ocean Network milik BYD. Model ini juga di pasarkan menggunakan beberapa nama berbeda di pasar internasional.
Di beberapa negara, kendaraan tersebut di kenal sebagai Dolphin Mini dan Dolphin Surf. Sementara itu, pasar Indonesia mengenalnya sebagai BYD Atto 1.
Rangkaian pembaruan yang muncul menunjukkan bahwa BYD tidak hanya berfokus pada perubahan kosmetik. Produsen asal China tersebut juga meningkatkan dimensi, tenaga motor listrik, dan berpotensi menambahkan teknologi bantuan berkendara.
Konsol tengah dua tingkat memberikan tambahan ruang penyimpanan. Sementara layar utama berukuran besar dan desain kemudi baru menghadirkan tampilan kabin yang lebih modern. Peningkatan tenaga juga dapat memberikan kemampuan berkendara lebih baik.
Meski sejumlah informasi mulai terungkap, masih ada beberapa detail penting yang belum di ketahui. BYD belum mengumumkan kapasitas baterai, jarak tempuh, daftar fitur lengkap, maupun harga resminya.
Informasi mengenai jadwal peluncuran juga masih di nantikan. Termasuk apakah seluruh pembaruan pada BYD Seagull tersebut nantinya akan di terapkan pada BYD Atto 1 terbaru yang di pasarkan di Indonesia.